Haleluya!
Contoh teladan dan karakter hamba Tuhan yg perlu dimiliki orang Batak..oppui Nomensen
rendah hati,pantang menyerah,berhati baik
horas..
Haleluya
Jangan terlampau mengagung-agungkan Nomensen ini,inilah cikal bakal penghancur sejarah kerajaan batak dan dia adalah kaki tangan belanda untuk menghancurkan kampung2(HUTA) pada jaman sisingamangaraja dulu,membunuh,merusak,tatanan kehidupan batak yang hidup dengan rukun dan makmur,tetapi setelah kedatangannya berkuasalah penjajah belanda di tanah batak ,belanda yang bengis,membunuh dan membayar denda /upeti kepada belanda sebagai negara rakus akan kekuasaan..jadi mohon kita ingat oppung2,leluhur kita yang kocar kacir ditembaki belanda dan kaki tangannya Nomensen ini…kita sudah disuguhi sejarah yang salah..baca buku ULI KOZOK tentang Nomensen ini dan perannya dalam penjajahan belanda ditanah batak..
Tarutung ,pea raja juga gak ada maju-majunya dari dulu hingga sekarang……..dan gak ada yang bisa dibanggakan kecuali kesombongan dan kecongkakannya,ditambah lagi pemerintahnya yang amburadul…dari STM bisa jadi kadis kesehatan,sarjana pendidikan SPd jadi camat..lulusan pertambangan di Kesbang…malu deh …liat perkembangan balige dan samosir.dan sejarah juga membuktikan bahwa daerah penjilat Compeny belanda pertama adalah silindung(Tarutung)..makanya kagak maju-maju .TUDIA LAO SAPATI AKKA OPPUTTA na ditembaki sibontar mata i…
@lambas: anda sudah baca buku Uli Kozok?? saya juga sudah baca buku itu kok..
pertama: apakah semua pernyataan dan data2 yang disampaikan dalam buku itu tepat 100%??? tak ada yang bisa mencatat secara otentik jejak sejarah yang sudah terkubur lama… kita hanya bisa mereka-reka, kita hanya bisa menduga-duga termasuk juga si Kozok.. saranku: kita harus cermat membaca buku. kita harus mem-filter setiap yang kita baca, jangan telan mentah2..
kedua: kalau pun betul Nommensen terlibat menjadi tangan kanan Belanda, pasti ada alasan di baliknya mengapa Nommensen melakukan itu.. saat itu orang Batak sangat beringas.. sampai2 sisingamangaraja ingin membunuh Nommensen… memang betul tatanan hidup dan adat org Batak itu dulu sangat baik.. NAMUN ada beberapa tatanan hidup dan adat yang kurang baik yaitu sipelebegu, berdukun, perang antar kampung, memakan daging manusia (cerita orang2)… jadi, apakah skrg kau tidak bisa merasakan arti kedatangan Rasul Nommensen yang telah mengubah tatanan hidup orang Batak menjadi tatanan hidup dan adat yang bernafaskan Kristiani?? kalau saya sih sangat bersyukur kepada Tuhan yang telah mengutus ompung Nommensen..
ketiga: kalau pun betul Nommensen terlibat dengan Belanda, coba kau lihat kisah2 bangsa Israel di perjanjian lama yang selalu berperang?? Allah mengkehendaki itu kok.. jadi, pasti Nommensen juga menggunakan alasan itu. demi menyebarkan agama Kristen di tengah2 keadaan yang sangat tertekan pada saat itu pastilah dia membutuhkan bantuan yaitu Belanda… *dengan catatan kalau saja buku Kozok bisa dibuktikkan 100% ke-otentikannya..
keempat: anda mengatakan bahwa tarutung pearaja tidak maju2..loh itu pernyataan yang sangat lucu.. seharusnya sebagai generasi Batak yang berpendidikan, mari bersama-sama kita majukan Tarutung dan tanah Batak.. ompung Nommensen telah mengawalinya, mari kita melanjutkannya…
salam dari saya Jan Perdana Putra Limbong (mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi)..
bayangkan dia datang tahun 1860 an ke kampunng kita…lalu bayangkan kita sekarang…Tuhan memberkati kita…
@singal
tak terbayangkan kalau dia tak datang ke Tanah Batak
Haleluya!
Contoh teladan dan karakter hamba Tuhan yg perlu dimiliki orang Batak..oppui Nomensen
rendah hati,pantang menyerah,berhati baik
horas..
Haleluya
Jangan terlampau mengagung-agungkan Nomensen ini,inilah cikal bakal penghancur sejarah kerajaan batak dan dia adalah kaki tangan belanda untuk menghancurkan kampung2(HUTA) pada jaman sisingamangaraja dulu,membunuh,merusak,tatanan kehidupan batak yang hidup dengan rukun dan makmur,tetapi setelah kedatangannya berkuasalah penjajah belanda di tanah batak ,belanda yang bengis,membunuh dan membayar denda /upeti kepada belanda sebagai negara rakus akan kekuasaan..jadi mohon kita ingat oppung2,leluhur kita yang kocar kacir ditembaki belanda dan kaki tangannya Nomensen ini…kita sudah disuguhi sejarah yang salah..baca buku ULI KOZOK tentang Nomensen ini dan perannya dalam penjajahan belanda ditanah batak..
Tarutung ,pea raja juga gak ada maju-majunya dari dulu hingga sekarang……..dan gak ada yang bisa dibanggakan kecuali kesombongan dan kecongkakannya,ditambah lagi pemerintahnya yang amburadul…dari STM bisa jadi kadis kesehatan,sarjana pendidikan SPd jadi camat..lulusan pertambangan di Kesbang…malu deh …liat perkembangan balige dan samosir.dan sejarah juga membuktikan bahwa daerah penjilat Compeny belanda pertama adalah silindung(Tarutung)..makanya kagak maju-maju .TUDIA LAO SAPATI AKKA OPPUTTA na ditembaki sibontar mata i…
@Ito Lambas
Mari kita perbaiki kampung halaman kita ito, tak hanya dengan kata-kata, tetapi dengan perbuatan nyata. Horas ito.
@lambas
bisa jadi, kalau nommensen tidak datang, kondisi kita jauh lebih parah dari saat ini.
Pingback: 231. Islam in Indonesien und Malaysia « Sägefisch
Pingback: Salafisierung in Südostasien « Schariagegner
@lambas: anda sudah baca buku Uli Kozok?? saya juga sudah baca buku itu kok..
pertama: apakah semua pernyataan dan data2 yang disampaikan dalam buku itu tepat 100%??? tak ada yang bisa mencatat secara otentik jejak sejarah yang sudah terkubur lama… kita hanya bisa mereka-reka, kita hanya bisa menduga-duga termasuk juga si Kozok.. saranku: kita harus cermat membaca buku. kita harus mem-filter setiap yang kita baca, jangan telan mentah2..
kedua: kalau pun betul Nommensen terlibat menjadi tangan kanan Belanda, pasti ada alasan di baliknya mengapa Nommensen melakukan itu.. saat itu orang Batak sangat beringas.. sampai2 sisingamangaraja ingin membunuh Nommensen… memang betul tatanan hidup dan adat org Batak itu dulu sangat baik.. NAMUN ada beberapa tatanan hidup dan adat yang kurang baik yaitu sipelebegu, berdukun, perang antar kampung, memakan daging manusia (cerita orang2)… jadi, apakah skrg kau tidak bisa merasakan arti kedatangan Rasul Nommensen yang telah mengubah tatanan hidup orang Batak menjadi tatanan hidup dan adat yang bernafaskan Kristiani?? kalau saya sih sangat bersyukur kepada Tuhan yang telah mengutus ompung Nommensen..
ketiga: kalau pun betul Nommensen terlibat dengan Belanda, coba kau lihat kisah2 bangsa Israel di perjanjian lama yang selalu berperang?? Allah mengkehendaki itu kok.. jadi, pasti Nommensen juga menggunakan alasan itu. demi menyebarkan agama Kristen di tengah2 keadaan yang sangat tertekan pada saat itu pastilah dia membutuhkan bantuan yaitu Belanda… *dengan catatan kalau saja buku Kozok bisa dibuktikkan 100% ke-otentikannya..
keempat: anda mengatakan bahwa tarutung pearaja tidak maju2..loh itu pernyataan yang sangat lucu.. seharusnya sebagai generasi Batak yang berpendidikan, mari bersama-sama kita majukan Tarutung dan tanah Batak.. ompung Nommensen telah mengawalinya, mari kita melanjutkannya…
salam dari saya Jan Perdana Putra Limbong (mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi)..