Stttt….aku belum permisi sama yang punya tulisan…
[permisi ya Mbak, diposting di sini, heuhehehe...]
Teman yang bercerita di bawah ini sudah pernah kuceritakan di sini
Pertanyaan ini menyeruak di kepalaku saat seorang teman menyatakan bahwa salah satu tindakanku menunjukkan aku orang Batak. Ceritanya siang tadi aku mengobrol intens dengan seorang teman melalui Y!M (hehehe ketahuan deh gak ada kerjaan), dari sekian panjang baris demi baris obrolan kami (ketahuan kan ada 2 orang yang gak ada kerja…), di salah satu line obrolan tiba-tiba dia menuliskan “Ih kelihatan kali Bataknya!” Aku agak kaget juga membaca tulisannya, karena saat itu kami sedang membicarakan salah satu tindakanku yang kurang bagus. Bahkan sebagai bukti pendukung teman ini memberikan link tentang seorang perempuan Batak yang melakukan tindakan yang agak berani (kalo mau tahu lebih jelas PM aja ya..).
Aku seringkali gak pede untuk mengidentifikasikan diri sebagai orang Batak, alasannya aku gak bisa, gak paham bahasa Batak, aku merasa gak punya kampung di tanah Batak soalnya lahir di Jakarta bahkan mulai dari nenekku dan nyokap udah lahir di Jakarta, di belakang namaku gak ada tempelan marga dan yang lebih parah lagi aku juga gak paham adat istiadat orang Batak. Keluargaku sedikitnya memang masih memegang tradisi Batak, tapi hanya sebatas panggilan saja seperti Opung, Uda, Nang uda, Tulang, Nang tulang, Bujing, Namboru.
Ada lagi cerita seorang teman yang cukup menarik, dia merasa sudah terlalu lama di tanah Jawa, tidak menggunakan marga dan sudah kurang menjalankan adat istiadat Batak juga, tetapi dia selalu dengan berani mengidentifikasikan diri sebagai orang Mandailing, bukan orang Batak. Duhh…, aku tambah bingung. Apa benar orang Mandailing bukan orang Batak?
Kalau dari hasil pengamatanku, perempuan Batak umumnya kuat dan pekerja keras. Aku merasa aku punya ciri-ciri ini. Kalau dari penampilan, orang seringkali gak percaya aku orang Batak karena katanya tampangku lebih cocok orang Indonesia Timur gitu. Please deh….rambutku gak keriting! Kalau katanya orang Batak pintar nyanyi, kayaknya aku jauh deh dari pintar nyanyi. Aku sebatas penikmat aja.
Coba kasih masukan, apa sih ciri-ciri orang Batak?
sumber: anakgajahimut
July 17, 2008 at 3:04 am
kalau dari fisik, dari tampang, biasalah.. sudut-sudut keras di tulang alis dan tulang pipi, cukup menandakan “amuba”
kalau dari prilaku, emang sih.. orang batak kaya’ singa (jadi ingat masih punya blog dengan judul serupa: Singa Masai). Yang jantan ngejagain keluarga, yang betina ngasih makan keluarga. Jadi jangan heran kalau ngelihat di kampung pemandangan seperti ini:
perempuan kerja saban hari di sawah,
pria ngebahas politik di warung kopi.
(tidak bermaksud mendiskreditkan atau mengeneralisasi, lho).
July 17, 2008 at 9:03 am
@nich
seperti GAMBAR INI maksudnya bang?
July 17, 2008 at 1:52 pm
BATAK : banyak tak tik… Selalu mempunyai solusi solusi mantabb dalam menyelesaikan masalah… G gampang nyerah lah istilah lainnya..
tp g tau dgn batak yg sekarng?? udah banyak kebarat2an kutengok… kek yg di manik itu..
July 17, 2008 at 1:57 pm
org batak itu jugul ama balpusss..hehehehe
July 17, 2008 at 4:36 pm
Kesan mendalam terhadap orang batak. Suka kali martarombo alias bersilsilah. Dimana pun itu. Hehehhe
July 17, 2008 at 6:36 pm
orang Batak bangga dengan kebatakannya tp ga jarang banyak yg menyembunyikan kebatakannya.
Orang Batak di metropolitan, banyak yg anti ngomong pake bahasa batak kalo ketemu dengan sesama Batak.
Kebayang ga, teman sepermainan waktu kecil tiba tiba ngomong “Heii apa kabar lo?? gw kangen bgt loh”
gubrakkss dot com dah..
July 19, 2008 at 10:41 am
gw heran, tiap “orang batak super” jadi topik, selalu aza bahasa jadi jadi sub topik. Patensan aza orang batak identik dengan bahasanya %*^*%#%$*&*….jd.. jangan salahkan orang diluar ngejek klw lo ngomong….menurut gw ciri orang batak itu gk harus bisa basa batak….coz dah bayak orang batak skrg gk bisa bahasa batak,mungkin karna lahir di planet lain ataw lahir di dunia uka-uka…tapi masih cantumin “MARGA”
klw gw sih mendingan sebutciri org batak klw ibu2 kepesta always bawa kErEsek/plastik kecil.ukuran 15×19…..hehehe…tp yg jelas org yg gk tau tujuan plastik tadi ITU BUKAN orang Batak ….
July 21, 2008 at 10:51 am
@syahnan
ngapain nyalahin org luar yg ngejek bahasa ku?? g pernah tuh… Aku bangga2 aja tuh dengan logatku… Tuhan kasih begitu.. ya mo diapain??? malahan aku bangga ajah orang luar mau meniru2 kan logatku… ya walo menurut anda itu “ngejek”.. hihihi…
“menurut gw ciri orang batak itu gk harus bisa basa batak”
hmmph… klo generasi mudanya sudah tidak tahu bahasanya?? lalu siapa nanti yang meneruskannya ke generasi berikutnya??? hilang dong ntar bahasanya… dan bisa2 budayanya semua juga bakal punah toh… acem…. (ai cemananyaa.. )
Klo soal plastik itu aku rasa bukan karna dia batak itu bah.. tapi emang karna pengetahuan dan pemikiran mereka ajah yang belom terlalu luas… dan itu bisa diterima karna pendidikan yang mereka terima juga g tinggi2 amat… yang ada juga tamat SMA udah hebat kali…
hehehe.. itu sajo dari saya…
Horas….
July 22, 2008 at 10:33 pm
Ciri2 orang Batak apa ya?
Pekerja keras kali ya, banyak akal (bukan akal bulus loh), ga mau mengalah, keras, macam Naga Bonar kali yah……….
July 25, 2008 at 10:45 pm
Ciri2 orang Batak itu kujumpai disini
@ nich
jd maksudnya, orang Batak itu mukanya keras2 gitu..?? akhh..silap keknya lae
@pardosa
Gak semuanya orang Batak itu banyak taktik
ada juga yg banyak Ceritanya
@Munthe Ivonne
akhh kaupun satu panggil Tulang sama awak, tp ga tau drmn jalannya. keknya dah jadi Orang Batak di metropolitan juga kuliat.
@syahnan
Mas…orang batak bukan seh..??
@rotyyu
Apakah mencopet juga termasuk kerja keras..??
Kalau mencopet hati, ito?
July 27, 2008 at 1:38 am
Saya tdk mengatakan:Shalom/Salam/Hi, tetapi saya katakan:Horasss,
Ttg Mandailing tdk mengaku identitas mereka spt.Batak. Saya pernah membaca di Internet sewaktu Perang Padri/Paderi.Memusnahkan Batak Mandailing sampai ratusan ribu Orang, karena mereka tdk mau mengikuti Agama Islam. Karena sebelum Islam masuk ke Ind. Nenek kita Batak sdh mempunyai Kepercayaan sendiri. Dengan demikian Mandailing itu sudah trauma, utk menyelamatkan diri harus berbohong dan sampai lari ke Malasia. Dengan demikian di dlm Sejarah Nasional itu masih banyak yg tdk kenyataan atau boleh dikatakan mentalitet Indonesi itu masih tertutup.
July 27, 2008 at 10:19 am
HORAS<<<<<…..
menurut gw ce? ciri2 orang batak tuh
wajah na marsuhi suhi ato pun orang bilang petak toh.
orang batak tuh gigih,namun karakter yg kuarang bagus.
tapi mungkin anda cmua lom tau klo batak tuh apa.
dicini gw menulis beberapa kepanjangan batak
smua boleh pilih mn yg anda suka
B;Banyak , Beserta . Bahasa
A;akal , Allah , Adat
T;tak , Tak , Tulisan
A;akan , Akan , Agama
K;kelaparan, Kekurangan , Kebudayaan DLL
Sekilas buat orang Batak,,,
hahhaahahahaha horas Bah ,,,,,
July 28, 2008 at 2:49 pm
Horas ma di hamu di sude na ro tu blog Riyanthi,
Sangat menarik topik ini “Apa Sih Ciri-Ciri Orang Batak? “, karena memang banyak julukan / istilah tentang Orang Batak; all “ Batak berekor” , “ Bicaranya kasar “, “profil wajahnya keras “, “ berani mengemukakan pendapat”, “Batak makan orang“ ( kasus Djapikkir dan Raja Panggalamei), “ Suka ngumpul / pesta “, “ “Umumnya piawai menyanyi ”, dan lain-lain yang umumnya lebih banyak yang negatif. Padahal perlakuan seperti itu pelakunya adalah adalah “ oknum “ yang juga ada dilakukan oleh oknum dari suku bangsa yang lain ( Jawa, Sunda, Toraja, Madura, Bugis, Ambon dll ). Saya menganggapnya hanya semacam canda saja, misalnya pernah kawan bilang : “ Orang Batak makan orang” Saya membalasnya “ Lebih enak dari pada orang **** makan kutu “, yang lain ada yang bilang “Para ibu orang Batak suka membungkus makanan pesta “ Saya tanggapi “ Kamu lupa para ibu orang Batak tidak tega makan sendiri, dia akan selalu membawa oleh-oleh ( istilahnya tobus tangga ) untuk orang yang dirumah” .
Jadi menurut saya hal-hal seperti itu tidak perlu dirisaukan, karena kita yakin bukan seperti itu. Kita akan lebih dihargai orang apabila kita konsisten bersikap selaras dengan identitas positip orang Batak.
Menurut saya identitas positip Halak Hita adalah : Menghargai kekerabatan, antara lain “Manat mardongan tubu” ( Saling menghargai dalam menjalin tali persaudaraan ); Somba marhula-hula elek marboru ( Menghargai dan menghormati saudara tanpa dipengaruhi faktor “posisi” dan “statusnya” dalam keluarga ).
Yang negatip menurut saya barangkali karena dominasi ulaon di adat yang cenderung semakin “ matre “ sehingga salah menerapkan “hamoraon, hagabeon, hasangapon” ( itu bukan falsafah hidup orang Batak, hanya syair lagu dari alm. Nahum Situmorang) sehingga kita cenderung menilai orang berdasarkan “apa isi kantongnya” bukan “apa isi kepalanya / otaknya “
@ glorialimbong
Sisi positip dari melestarikan tarombo ( data silsilah keluarga ) adalah pengarsipan dan updating data generasi keluarga guna memelihara kekerabatan dan pengetahuan sejarah asal usul keluarga. Hanya beberap gelintir suku – bangsa di dunia ini yang memelihara data generasinya.
@ Pardosa
komen lae “… klo generasi mudanya sudah tidak tahu bahasanya?? lalu siapa nanti yang meneruskannya ke generasi berikutnya??? hilang dong ntar bahasanya… dan bisa2 budayanya semua juga bakal punah toh… acem…. (ai cemananyaa.. “ Selama upacara adat Batak dijalankan masyarakat Batak di rantau, khususnya upacara perkawinan ( marhusip, patuahon hata, marhata sinamot , ulaon adat pangoli anak / pamuli boru dll ) yang umumnya diselenggarakan dalam bahasa Batak saya optimis bahasa Batak tidak akan punah.
@ Munthe Ivonne
Umumnya mereka yang berumur dibawah 30 tahun yang dibesarkan di rantau, sering mendengar komunikasi antar orangtuanya / keluarganya di rumah. Mereka mengerti arti bahasa Batak itu, cuma logatnya memang gak pas shg mereka malu berkata-kata. Seharusnya kita yang mengetahui dapat maklum dan menghargai usaha mereka; apa bedanya dengan pengalaman kita saat belajar bahasa Jawa dan Sunda pasti logatnya gak pas didengar.
@ Sibondut Laban
Janganlah kita mengeneralisasi bahwa orang dari daerah Mandailing tidak mengaku identitas ke Batakannya , banyak teman-teman saya yang mengaku orang Batak, buktinya mereka mencantumkan / menyebutkan marganya.
Tentang Perang Paderi anda lupa tidak menyebutkan bahwa bangsa Batak itu mengalami seleksi 1 diantara 4 orang atau seleksi 25%, yaitu 50% meninggal karena perang dan sisanya 25% meninggal karena penyakit kolera ( begu antuk ) karena terjadi wabah kolera yang diakibatkan mayat manusia yang 50% itu tidak dikebumikan.
July 29, 2008 at 12:57 pm
Riyanthi, thanks udah quote!
Tapi tetep aja, walaupun bokap-nyokap gue pakai marga di belakang nama, gue belom pede buat bener-bener bilang gue orang Batak. Perlu pencerahan dan belajar lebih dalam lagi.
August 6, 2008 at 11:40 am
Ciri-ciri boru Batak adalah, parsaurangan nunga sahira nama tua, kurang bisa ngurus diri ( ini versi lagu: boru Batak Vs Boru Jawa ), tapi yang paling khas dari Boru Batak adalah sekalipun dia lahir di California sampai Kalimalang dan Kalideres adalah “KARAKTER” yang keras bukan berarti keras kepala atau yang lain tapi keras untuk memperjuangkan keluarganya, itu dariku GAJAH IMUT !!!!. Btw boasa GAJAH IMUT gorni itoanon….sahira aha ma nuaeng ito on ate,,,he he he,,,
August 12, 2008 at 10:12 am
menurut gue bhs batak itu spt tagaloq n cowo g org batak, dan g tertarik dgn budaya batak coz g chinese
jd mirip-miriplah org batak dan chinese dr segi adat, hormat kpd org tua. tp tp org batak msh agak kental dgn adatnya beda dgn org chinese yg sdh modren…dan g bangga dgn org batak yg otaknya smart, memang kalo aku liat org batak itu smart cthnya saja byk yg menjadi Pdt dan Pengacara
…dan aq sendiri pengen bgt bs bahasa batak supaya aq ngerti dan jago dlm bahasa batak
, ql ad yg berminat tolong ajarin aq donk, pokoknya i like batak
tq…gbu
August 22, 2008 at 3:28 pm
@dewi
tinggal pilih paketnya saja… mau mahir dalam 24 jam ato 24 tahun?? hahaha
haderrrrrrrrrrrr……
Amang taheeee….
August 22, 2008 at 4:45 pm
amang-amangna di suru mambahen kopina…
Agar hal ini dapat teratasi, ketik REG SPASI MAMA LOREN
Amang na tidak sama dengan amang-amang na kan ito?
August 26, 2008 at 7:54 pm
ciri ciri halak hita:
molo ahu mandok..ai tumagon do unang pakke hu..halak hita on
papistar hu..pe songon na rittik
paoto hu..pe sala songon na dodong2 on anon
pauli hu..pe dang tarparade akka tintin na
paroa hu..pe sala anon ndang tarboan tu pesta
parbada hu..pe songon na porang
parsip hu..pe sala songon na sombong ida on halak
paburju hu..pe gabe na pandita
pajukkat hu..pe sala gabe dipasiding akka dongan
parlente hu..pe boi ma tahe..asa las roha ni simatua he eheh
paolit hu..pe dang boi iba manganju
pateal hu..pe songon na hera raja
palembek hu..sala do gabe lomo2 ni halak tahe
pajugul hu..pe songon na so boi diatur sala do i
panengel hu..pe tong ndang boi gabe tukik on do i
pamora hu..pe gabe lupa do tu tuhan
partitel hu..pe sala gabe mate2 di titel ma anon tahe
dll…
gabe sian ahu na dumenggan do attong unang pakke hu..na biasa2 ma..
horas..
August 29, 2008 at 2:58 pm
kebanyakan Comment yg di muat ini hanya menjelek – jelekan suku nya sendiri. memang benar apa yg ceritakan teman-teman, tapi janganlah terlalu over.
kalau anda suku batak, angkatlah jempol anda untuk mengatakan bahwa suku batak itu adalah nomor satu. Anda suku batak tapi menjelek-jelekan suku batak berarti anda itu sama dengan tidak punya pikiran. Anda pasti punya famili, keluarga, bahkan ibu (oma) sama kriteria seperti comment tsb diatas, APAKAH ANDA TIDAK MALU. Kenapa anda suku batak dan kenapa anda kawin dengan suku batak atau kenapa anda punya anak suku batak.
Padahal orang tua kita selalu menyarankan Nikah dengan suku batak (marboru tulang atau maranak ni namboru), alhasil anda mejelek-jelekannya.
August 29, 2008 at 4:52 pm
@ mazim GULTOM
Itu yang disebut otokritik. Otokritik adalah salah satu bukti kebesaran jiwa dan kecerdasan seseorang. Otokritik tidak mengandung makna melecehkan atau menjelek-jelekkan sebab logikanya: siapakah yang pernah melecehkan dan atau menjelek-jelekkan diri sendiri? Ini pastilah sesuatu yang sangat ‘philosophical’
August 29, 2008 at 5:08 pm
Ciri-ciri orang Batak: Sulit menerima kritik. Sulit menerima perbedaan. Kalau ada pesta selalu mendahulukan makanan dari pada tata cara pelaksanaan pesta itu sendiri. Di pesta, selalu menyediakan plastik untuk membungkus makanan (baca saksang). Seorang pendeta marah ketika dia sudah satu setengah jam menunggu kedua mempelai yang akan diberkatinya tak kunjung tiba, katanya: “Orang Batak selalu menghabiskan hampir semua waktunya untuk mengurusi makanan”. Betul juga. Tadi pagi sebelum ke gereja ada acara sibuha-buhai. Di acara sibuha-buhai itu kami berpepatah petitih, mandok hata. Dari A sampai Z semua madok hata padahal yang disampaikan itu-itu saja. kalau tidak ada sibuha-buhai maka natorop akan mengatakan: Ndang tabo ate pesta nai, ngali-ngali. *Sibuha-buhai: Lomok-lomok di seat untuk serapan. Bah, tu gareja nunga malas ala nunga bosur jala mandedei hodokna alani siakni somok-lomok i. Sai maos ma tu WC. Molo adong namangkiritik asa unang sai songoni, di dokma: “Ah, so halak Batak be antong ho, kesatu itu kau”.
August 29, 2008 at 5:29 pm
Orang Batak, bicara bahasa Batak tapi tak mengerti tata bahasa Batak. Suka bicara adat dan melaksanakannya tapi tak mengerti alasan, makna atau tujuan adat itu sendiri. Mereka hanya ikut-ikutan dan selalu berkata membela diri: “Eme na masak digagat ursa, ima namasa ima ta ula”. Dari unpasa ini saja sudah terlihat janggal. Mana ada ursa di Tanah Batak? Umpasa atau umpama yang baik adalah umpasa atau umpama yang logis dan bila begitu maka hal itu akan mencerminkan kecerdasan. Kalaupun ada ursa di Batak ursa yang bagaimanakah yang mau manggagat eme namasak?
“Ompunta naparjolo martungkothon salagundi, pinungkani parjolo ihuthononni naparpudi”. Kalau yang dipungka itu nggak cocok lagi pada jaman sekarang ini, apa terus ihuthonon? Kalau yang dipungka itu jelek, apa harus ikut juga?
*kadang-kadang bilang salagundi, sialagundi (pakota-kotahon).
Lihatlah rusaknya bahasa Batak ini. Pungka berobah jadi nungka (lihat kata ini dalam kalimat: pinungka ni parjolo…).
August 31, 2008 at 5:54 am
Horas….
Saya Batak campuran…bapak Batak Ibu German, lahir di Jakarta, pernah tinggal di Makassar, sekarang tinggal di Virginia,USA…saya tidak bisa berbahasa Batak…tapi saya sangat bangga mengaku orang Batak…hati kecil saya selalu orang Batak…saya sangat ingin belajar semua hal Batak…saya ingin punya isteri orang Batak…karena menurut saya Batak itu very special…
Saya yang warga negara asing, tinggal di negara asing, bangga Batak dan adatnya…..saya tidak mengerti….ada orang yang 100% batak dan tinggal di Batak …..tidak bangga……why……?????!!!!
September 1, 2008 at 7:23 am
@nirwan
Horas jala gage. Aga kareba?
Mungkin gabe adalah penggalan ‘pang-gabe-an’.
Kita sama. Mungkin sayalah yang paling bangga jadi orang Batak sekaligus paling malu. Bangga karena banyak hal dan malu karena beberapa hal. Saya meninggalkan tanah Batak sejak umur 19 tahun, merantau terus berpindah-pindah termasuk ke manca negara. Saya sekarang bekerja di Bali. Jika ke Bali mampirlah ke tempat saya. Baca artikel saya di blogberita: Mengapa saya bangga jadi orang Batak
September 1, 2008 at 12:46 pm
Saya seorang gadis Batak tiga besaudara lahir di Jerman.Bapak dan Ibu juga Batak.Kami senang sebagai orang Batak.Biarpun tidak tahu Bahasa Batak kami tetap cinta sama tanah Batak.Kami semua tinggal diselatan Kota Frankfurt/M
September 2, 2008 at 11:37 am
Horas Ito Brigitte,
Saya salut dengan kamu biar nan jauh disana Budaya tetap ingat dan bangga jadi org Batak,
Gimana nich, Ito Ryanti masih di Jakarta dekat dgn Toba hanya 3 jam perjalanan udah nggak ingat Budaya sendiri dan tdk bangga jadi org Batak.. Ciri – ciri org Batak adalah berjiwa sosial,ngomongnya keras tapi baik hati.
salam kenal ya,,, buat Brigetti dan Ryanti… Banggalah jadi org Batak!!!!!!!!!!
September 4, 2008 at 10:00 am
@Brigitte Hutabarat
Horas Brigitte. Bagaimana kabar di Frankfurt?
Kapan ya bisa ke sana
September 4, 2008 at 10:02 am
@binsar
Dear Ito Binsar,
Mungkin komennya diralat ya.
Postingan ini adalah penuturan teman saya, tentang perasaan dan kebingungannya tentang ke-Batak-an nya, jadi BUKAN SAYA YA ITO. Kalau kebanggaan dengan Batak, jangan ditanya lagi, saya sangat bangga. So, jangan bilang saya TIDAK INGAT BUDAYA SENDIRI DAN TIDAK BANGGA ya ito. Saya bisa makan ito kalau sekali lagi ito bilang begitu, hehehehe…. (ciri2 orang Batak: ngomongnya keras).
September 7, 2008 at 9:57 am
Ciri-ciri orang batak, sulit juga untuk menyatakanya. Menurutku mereka (termasuk saya), jugul dan tidak mau kalah saking pintarnya, parbada, bisa mengerjakan semua hal, termasuk bisa mencat langit!!! hehehe…
ini pendapatku lo ito, sotung adong na tersinggung…
September 8, 2008 at 9:22 am
@singal
Batak keras kepala seperti Jahudi. Mungkin batak berasal dari: batok?
September 9, 2008 at 2:23 pm
horas
sifat ni halak batak: naburju,teguh memegang prinsip,lambok,lambas maroha jala holong marnida soripada songon DALIHAN NA TOLU PAOPAT SIHAL-SIHAL
horas
September 13, 2008 at 9:49 am
@Singal
Hahahaha…mencat langit ya ito
@Dian Sidauruk
Ayo ito, cari tahu…
@Johan Sianturi
Hi ito…
September 18, 2008 at 8:23 pm
Org batak suka bekerja keras tapi pantang jadi cleaning service,sopan dan ramah
September 20, 2008 at 12:21 pm
Saat perayaan 17-an d i Wollongong-NSW, saya kenalan dengan orang Batak “Pak Silaen” yang nunjukin malah teman orang Malang (brarti ciri fisik tidak valid), habis kenalan langsung tanya marga, kampung (ini ciri juga kan), trus langsung pula awak di kenalkan dengan batak lain marga Sinaga Bahhh kaget aku, ternyata aku bisa ketemu uda disini, karena kami langsung martarombo dan hebatnya ketemu saya nomor 18 uda itu 17, dan tau nggak, kami bertiga dengan bangga selalu menceritakannya dengan semua orang yang nimbrung (bangga jadi orang batak) semua muji hebat kok bisa pula kalian bilang bersaudara, ya itulah hebatnya orang Batak ke ujung dunia pun bisa bertemu silsilahnya. Trus si uda ternyata orang yang cukup terkenal karena orangnya lucu, dan pintar main gitar dan lae Silaen itu paling terkenal lagi karena beliau lah termasuk pemersatu warga indo di sini (beliau dosen di UoW) dan pintar nyanyi, dari cerita ini ada beberapa kan ciri khas orang Batak, yang pasti kami langsung pake lah bahasa ibu-kami, puas sekali rasanya mengobati kerinduan. intinya I’m proud to be a Batak.
October 7, 2008 at 7:28 am
@arnaldo
hwwaaaaa…pak aldo mampir di sini
Memang lah kalau orang Batak ya Pak, udah di ujung dunia pun, masih tetap juga bisa kenal dengan sesama Batak, bisa ketahuan karna gaya bicara juga misalnya pakai “awak”
orang-orang langsung kenal, wah orang Medan ini, orang Batak ya? hehehhe…iya kan Pak? Trus kebiasaan langsung martutur memang harus dipertahankan ya Pak.
Thanks sudah mampir ya Pak. Kapan nih kita2 diajak jalan2 ke sana Pak?
November 30, 2008 at 11:08 pm
Ada satu lagi, dimana-mana bikin ‘Parsahutaon’ termasuk di dunia ni si maya on. Sudah ku daftar ito di ‘Parsahutaon’ di ‘jabu’ ku.
December 6, 2008 at 3:08 am
emank banyak to orang batak yang merantau ke bentar aja tapi bawaannya udah kaya orang jawa gito aneh ya kalo da batak ya udah batak aja bener ga???
January 7, 2009 at 7:44 pm
Ciri nya yg cowo
..suka main Lenk,..As jobbut and Jokker warna
..kalo ngga suka minum tuak dan miras..ato yg terakhir..suka cewe ROFL..ya pilih lah salah satu..ato salah 2..ke 3 nya juga bisa..jadi kombinasi nya lah..itu yg cowo yah..
kalo yg cewe..mentel ga jelas…manja ngga jelas..ale ido..naikkon do sikkola akka ianakkon na fuang
itu yg paling salut…the best and one of the kind..suami boleh lah tak makan..asal anak sekolah heh..
ps:lagi browsing2 pic D.toba and ajibata nyampe pula ke sini yah..hmm nice blog ito.
January 9, 2009 at 7:33 am
Tidak semua seperti itu juga kan ito?
Thanks sudah berkunjung.
January 14, 2009 at 3:47 pm
Yg jlas mnrut org batak itu pnyayang sprti alm bapk…mry ga begitu tw ap n bgaimn batak itu.krn mry g s4 kmpl ma bpak.cman mry yg mry tw org batak itu keras tpi pnyayang n ciri dasar dari org batak itu suka menolong n kumpul bersma kluarga…
January 23, 2009 at 6:11 pm
orang Batak suka martarombo,org batak pangasihroha,dan jenius”BANGGALAH JADI ORANG BATAK”unang lupa mulak tu bona pasongit da ito
January 28, 2009 at 4:13 pm
Horas,
Ahu asli Batak tubu di Pahae, sikkola di Tarutung tetanggaan dengan ito Riyanthi dan merantau jadi kuli bangunan kemana-mana.
Sekali Batak tetap Batak. Janganlah dicoba-coba jadi suku lain.
Batak itu memang Batak
February 7, 2009 at 12:16 pm
Walaupun dari cara bicara orang batak tuh kayak kasar tapi semua orang batak tuh baik2…
OLEH KARENA ITU
banggalah menjadi orang batak…
February 24, 2009 at 4:01 pm
@MEI
Saya bangga
February 11, 2009 at 8:01 pm
Ini mungkin bukan ciri-ciri, tapi saya pernah bertanya ke teman saya “Apa yang ada di pikiran anda ketika di sebut Batak”
Jawab dia:
1. Tegas, terkesan ngotot tapi logis
2. Pekerja keras dan ulet
3. Pengacara
4. Terminal
5. Catur
6. Gitar
7. Penyanyi Trio
Boleh setuju boleh tidak ….
February 23, 2009 at 10:28 am
menurut saya,Ciri2 orang Batak yang paling mendasar adalah tau martarombo(silsilah),bisa berbahasa batak walaupun margambo-gambo(bhs Ind=marpasir-pasir) bukan pada sifat dan watak karena itu adalah bawaan lahiriah dan suku-suku lainpun mempunyai itu.Tapi lebih kepada penempaan suatu doktrin dan budaya.
Kenapa Orang Batak pekerja keras?karena kalau tdk begitu mau makan apa,itu kalau dikampung kan? sekarang kita lihat orang batak yang sudah lahir diperantauan yg rata2 sudah 180 derajat berbeda dgn di huta.
Banyak orang Batak yang lahir diperantauan bahkan dimedanpun banyaknya yang tidak tahu tarombonya gak bisa bhs Batak pula.
Jadi karena kita bangga jadi orang Batak sebagai orang tua pakailah bahasa batak dirumah karena bhs ind.itukan otomatis bisa.
Bagi yg belum tau belajar terus perlihatkan ciri-cirimu seperti di atas.
Memang Blognya ito Riyanthi selalu menggugah semangat kebatakan saya jadi muncul.
Salut!……sangat menarik.Horas ito.
February 24, 2009 at 4:20 pm
@agustinus Hutauruk
Terima kasih ito.
Mari berbangga hati menjadi orang Batak
February 26, 2009 at 7:46 pm
ciri-ciri orang batak
1. pintar nyanyi
2. bekerja keras dan tidak pantang mudur
3. persatuannya kokoh
4. mukanya serem
5. cerewet
March 31, 2009 at 10:43 pm
wah bangga banget jadi orang batak…
-anak(laki-laki/perempuan) bagi orang batak adalah segala-galanya,,, disekolahkan setinggi-tingginya…
-orang batak selalu eksis di mana-mana!
-Pintar2(pintar apa pun kek), pekerja keras,
-Hobby berdendang ria
Waw saluutttt!!!
April 8, 2009 at 1:47 pm
Horas ito,
Molo ahu mandok ciri khas ni halak hita i,
1. Boi martarobbo
2. Malo Marhata batak
3. Par kombur
4. Parmitu / parende
5. Pemikir termasuk ma i di mamikkiri Porkas,SDSB dohot sie jie manang toto gelap.
Alai ito orang BATAK TETAPLAH JADI halak BATAK, tak pernah pindah ke lain hati
Mauliate godang
Horasma
April 30, 2009 at 11:34 am
well, klo ngomongin ciri khas orang batak ya mereka mempunyai karakter yg kuat, cowok gw aja orang batak, dan tentu aja gw bukan orang batak, tapi ak jg bekerja dilingkungan orang batak ya mungkin mayoritaslah.
ya mungkin ak yang terlalu lembut atau mereka yg wataknya keras ya..?? tapi jujur ak setiap hari sakit hati oleh perkataan mereka, selalu terbuka dan ga mau memikirkan perasaan orang lain!
walaupun cowokku orang batak tapi dia bisa lembut kayak orang jawa ya mungkin darahnya dah campuran batak-jawa kali ye jadi dia gen-nya ikut mamanya.
sebelumnya ak minta maaf bukannya ka jelek2in orang batak tapi ak dah punya paradigma yg buruk tentang orang batak dan sampai saat ini kebencianku dan rasa ga sukaku ma orang batak tumbuh menjadi besar!
bayangin aja setiap orang batak yg ak jumpai pasti ga jauh beda sifat dan karakternya sama dg temen2 satu kerjaan. meraka egois, ga tau terima kasih, kasar, rakus makanan dan yg pasti RAJA TEGA ak juga heran kenpa ya meraka ga punya hati dan otak saat bersosialisasi dg orang?? udah tau di Indonesia ini banyak budaya ya harusnya mereka menghargai dan menghormati orang donk, jangan seenaknya aja mau menang sendiri selalu mengkambing hitamkan orang!!! sumpah seandainya aja ak udah ga cinta ma cowokku, gw mau koq putus ma dia lagia bigron dan kebiasaan keluarganya sama sekali ga cocok dg keluarga gw…uhhgggg….gw ga mau terjajah oleh kaum batak. seandainya cowok gw mau nikah ma gw dia harus ninggalin keluarga sembiring dan ikut gw di jawa!!! klo pun dia ga mau ya PUTUS jalan terbaik daripada berlarut2 dan jd ga kawin2 mendingan PUTUS sehingga dalam hidup gw ga ada orang2 yang ga punya hati kayak orang batak!! walaupun usia pacaran gw dah 3 th gw relain putus dijalan daripada ga sejalan
perbedaan adat memang harus dipertimbangkan dalam pernikahan!!!!!!!!
bagi kaum jawa jangan sekali2 berurusan sama orang batak klo ga mau lu sakit hati dan memperburk hari2 mu dg mimpi buruk!!!!!!!!!
May 31, 2009 at 9:28 pm
ya sudah putus asah kalian bodh kali kw kulihat..
July 3, 2009 at 2:37 am
HORAS..!!
ciri utama orang batak jelas terlihat dari bahasa tentunya..
” bahasa batak ”
punya sikap dan kepribadian..
” ideologi batak ”
punya marga..
” marga batak ”
dan
yang pasti tidak malu ngakuin dirinya dengan orang lain sebagai..
” BANGSO BATAK ”
” yakin dan percaya terhadap Tuhan Yang Maha Esa “
July 12, 2009 at 2:34 pm
ciri-ciri batak toba kristen:
1. kasih karunia
2. setia
3. tulus dari hati
4. tidak kenal kompromi terhadap dosa
5. pengendalian diri
6. berdoa kepada yesus kristus
7. bernyanyi dan bermazmur bagi yesus kristus
8. sayang kepada orang tua
9. tidak kenal menyerah untuk mengenal yesus kristus
10. BERHATI LEMBUT
amin
maju terus anak-anak Allah
salam kasih karunia buat teman-teman bangsa batak toba kristen
PERCAYALAH!PERCAYA KEPADA YESUS
butima
PARNINGOTAN SI RAJA TURI
HORAS…