Hari Ketiga, 12 April 2008 [Lanjutan "Sehabis Hujan"]
Sebenarnya workshopnya 3 hari. Tapi karna ada teman yang married pas tanggal 12 April 2008, jadilah kegiatannya dipadatkan 2 hari. Hajar terus sampe malam…he..he..he.. Jadi pas hari ketiganya, kita bisa hadir di pestanya.
Nah, ini ceritanya pas perjalanan ke Siantar.
Karna kegiatan yang seharusnya berakhir tgl 12 April sore, makan siang tidak bisa di-cancel lagi, sementara kami berencana makan siang di pestanya teman. Atas inisiatif Pak Bos, semua makanan di-paket-in, dan diantar ke Panti Asuhan terdekat.
Gereja HKI di Bah Sampuran
Setelah tanya sana sini, termasuk nanya si Booting yang Ganteng
, akhirnya ketemu satu tempat, namanya Panti Asuhan Zarfat, milik Gereja HKI, lokasinya di Bah Sampuran, Tiga Balata, sebelum masuk ke kota Siantar. Sayangnya nggak bisa berlama-lama di sana, udah telat ke tempat pesta (kami kelamaan di Tomok, jadinya telat deh…).

Frau Ursulla Kider (Well Know As “MAMA ZARFAT”)
Ket: Aku ambil dari foto-foto yang ditempel di dinding pintu masuk Panti Asuhan

Adik-adik di Zarfat
Ket: Aku minta mereka senyum pas difoto, he..he..he..

Plakat Panti Asuhan Zarfat
Ket: Panti Asuhan Zarfat Jl. Parapat KM. 10 No.26 Bah Sampuran, Tiga Balata
Setibanya di Siantar, usaha ambil gambar lagi, tapi hasilnya nggak terlalu bagus, karna diambil pas mobil lagi jalan. Nggak apa-apa lah, yang penting momen penting yang tersirat di gambar itu [bahasa apa ini? hi..hi..hi..]

Becak Siantar [diambilnya di daerah Parluasan, kalau nggak salah]
Ket: Sampai sekarang aku belum pernah naik becak Siantar yang gagah ini

Jl.Bali
Ket: Aku ingat tempat ini, karna jalan mau ke rumahnya Ria, he..he..he.. Apa kabar di sana? Hi daugh…
Abis dari pesta, kami langsung lanjut, yang dari Jakarta, balik ke Jakarta, yang dari Medan, balik ke Medan, yang dari Tarutung, balik ke Tarutung. Sampai bertemu kembali.
Selamat menempuh hidup baru buat Bang/ Bro/ Lae/ Tulang Johnie Pasaribu.

Salam,
Riyanthi