“Dan” Bukan “Tetapi”

Minggu, 20 Juli 2008

Pagi ini cuaca mendung lagi. Hujan mulai turun.

Akh, akhirnya aku sampai juga di gereja. Masih tersisa waktu sekitar 15 menit lagi, sebelum kebaktian dimulai. Syukurlah aku masih dapat tempat duduk di dalam gereja. Biasanya setengah jam sebelum kebaktian dimulai, kursi di dalam gereja sudah penuh.

Meski hujan, jemaat terus berdatangan. Penerima tamu (apa ya kata yang tepatnya?) sibuk menghantarkan jemaat ke kursi yang masih kosong.

Saat seorang ibu mengantar jemaat yang baru datang, tak sengaja aku melihat seorang Lanjutkan…

Tak Mudah Jalanku

Tak Mudah Jalanku

(NKB 163)

Syair dan lagu: It’s Not an Easy Road; John W. Peterson

Terjemahan: K.P. Nugroho

Tak mudah jalanku yang menuju ke sorga,
sebab banyaklah duri jerat
Tak mudah jalanku tapi Yesus yang pimpin sehingga aku pun tak sesat

Tak mudah jalanku banyaklah pencobaan,
Bahaya di segala tempat
Tetapi Tuhanlah yang melindungi daku
Tak lagi ‘ku merasa berat

Meskipun ‘ku penat dan kakiku terluka,
Tetap harapanku pada-Nya
Su-atu hari k’lak ‘ku mengaso di sana
Di rumah Bapa yang mulia

Reff:

Sungguh tak mudah jalanku
Sungguh tak mudah jalanku
Tetapi Yesus Tuhan dekatku berjalan
Meringankan beban dunia

Sahabatku Bercerita Begini

Jumat, 16 Mei 2008

Tadi sore aku chat dengan sahabatku. Pada awalnya hanya membahas tentang PTC (pay to click) yang sekarang katanya sedang marak. Karna beberapa hari yang lalu dia mengajakku untuk turut berpartisipasi dan menjadi down level-nya dia, hari ini dia mengingatkanku supaya tidak lupa mengklik-klik, he..he..he..Akhinya jadi panjanglah cerita, orang Batak bilangnya “rarat”. Entah aku mengeluh apa tadi, dia balasnya begini, “bersukurlah atas segala hal.” Karna aku jarang dengar dia ngomong kayak-kayak begitu, aku pun langsung mikir, “tumben anak ini ngomong kayak malaikat, secara tadi dia udah bilang-bilang aku bodat tadi, he..he..” (capcay de…nyam..nyam..nyam..). Lanjutkan…

Di Na Mamolus Sandok Ngolu On

BE. 716

Di na mamolus sandok ngoluon,

Gok do na marsak gale.

Boan sinondang tu na holom i,

Asa margogo muse.

Bahen ma ahu parhiteanMu,

PasupasuM mabaor ma i.

Ale Tuhanhu, patupa ma au,

Baen pasupasu tu dongan sude.

Sai baritahon Jesus na burju,

Tuk manesa dosa i.

Asa porsea di Jesus tutu,

Denggan pambaenmu disi.

Bahen ma ahu parhiteanMu,

PasupasuM mabaor ma i.

Ale Tuhanhu, patupa ma au,

Baen pasupasu tu dongan sude.

Ulan na denggan tu halak sude,

Songon binaenNa tu ho.

Ingot urupi luhut na gale,

Gabe parholong ma ho.

Bahen ma ahu parhiteanMu,

PasupasuM mabaor ma i.

Ale Tuhanhu, patupa ma au,

Baen pasupasu tu dongan sude.

Rura Silindung Part 3

Huta Dame, Saitnihuta. Tempat bersejarah, tempatnya Ompu i DR. I. L. Nommensen.

Hidup Ini Memang Penuh Gelombang Itoku

Ini beberapa kesaksian yang indah tentang lagu itu. Saya bahagia kalau hatimu juga tersentuh oleh lagu ini dan imanmu dikuatkan.

Hidup ini memang penuh gelombang itoku. Kalaupun sekarang belum datang kepadamu, siapkan dirimu dengan tetap percaya bahwa Dia selalu menyertaimu, apapun yang terjadi dan kapanpun.

Sunggu suatu kejutan, bahwa cerita tentang lagu Nang Gumalunsang masih terus berlanjut. Lanjutkan…

Aku Bersiul…Walaupun Badai Bergejolak

Dalam 2 postingan terakhirku, ada satu nama yang selalu kusebut-sebut, yaitu Bapak Uda Petrus par Bintan (Petrus Marulak Sitohang/ Ama Gloria Sitohang). Tapi nggak apa-apa lah ya, bapak uda :D

Nah, pagi tadi dia mengirimkan sebuah email [yah, bermula dari blog, akhirnya kirim-kiriman email, he..he..adong bisnis nami ;) ]

nion adong hukirim sada instrumentalia puji-pujian kerjasama manis antara Martogi Sitohang (seruling) dan Hendri Lamiri (biola)

Lalu ada satu email lagi, Lanjutkan…