Jalan Sehat? No…

Petrus Marulak Sitohang (par Bintan)

Dalam rangka program mendekatkan diri dengan masyarakat, perusahaan Bintan Resort selalu berusaha untuk melibatkan penduduk desa-desa sekitar kawasan itu dalam berbagai kegiatan. Tibalah menjelang HUT kemerdekaan proklamasi. Pimpinan perusahaan Bintan Resort menunjuk si Horas menjadi ketua panitia. Si Horas ditugaskan untuk membuat acara yang meriah dan melibatkan sebanyak mungkin penduduk setempat namun dengan biaya terbatas. Kegiatannnya akan dilangsungkan di dalam kawasan Bintan Resort dan semua biaya ditanggung oleh perusahaan.

Horas sedang mengumpulkan pemuda-pemuda desa untuk merancang beberapa kegiatan. Setiap peserta menyambut dengan antusias dan memberi bermacam-macam usulan kepada si Horas.

“Lomba panjat pinang di pantai kita sudah setuju. Lomba karaoke sudah. Lomba pukul bantal di pantai juga sudah,” kata si Horas mencoba mengulangi beberapa keputusan yang telah diambil sejauh ini.

“Kita sebaiknya buat satu acara utama. Acaranya sebaiknya yang bisa diikuti banyak orang, tua, muda, anak-anak dan juga wisatawan. Bagaimana kalau kita adakan jalan sehat 3 kilometer di sekitar Bintan Resort?” si Horas mencoba memberi usulan.

“Tidak setujuuuuu……u pak Horassss…..s,” jawab hampir semua anak-anak muda itu serentak.

“Kita sudah tiap hari jalan kaki, masak acaranya masih jalan kaki lagi?” timpal pemuda yang lain .

“Nanti bukannya jadi refreshing, malah jadi sakit. Gimana sih pak Horas ini,” omel seorang pemudi yang lain.

“Jadi kalian maunya acara apa kalau begitu?” tanya si Horas.

Saat para pemuda itu terdiam, tiba-tiba seorang yang sejak tadi diam dan tidak memberi usul nyeletuk, “Bagaimana kalau kita mengadakan “Bintan Resort Ten Ki” pak horas?” usul pemuda itu.

Serentak para pemuda kampung itu menyambut, “Setujuu……u. Setujuuuu…………..u.” Beberapa pemuda sambil mengancungkan tangannya. Suasana rapat menjadi sangat riuh.

“Nah kalau acara Ten Ki *) kami mau pak Horas,” kata beberapa pemuda yang sejak tadi bersikeras menolak acara jalan sehat 3 kilometer itu.

*) Acara Ten Ki (10K= 10 Kilometer) adalah acara gerak jalan santai berjarak 10 kilometer.

Kata uda Petrus:

Molo dang geok barita i unang paksahon hamu mekkel ateh…Sotung gabe asing annon parmekkel muna…

One thought on “Jalan Sehat? No…

  1. Manjaha na di toru i…nunga mekkel..
    Informasi baru on..10 Ki (ten kilometer/10 kilometer).

    Hahahaha…iya inangtua. Sai na adong do uda par Bintan on😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s