Sebuah Sajian Seusai Wisuda;
Martahan Sitohang dalam Garapan Sampu Arar
(ETNOVOICE: Martahan memainkan sulim (suling Batak) dan penyanyi dari Etno Voice Star dengan kemampuan prima)
Martahan berjanji akan berbuat untuk Pulau yang indah itu. Dia akan berkarya dalam menggarap musik Batak dan mengkomposisikannya dalam sebuah adonan yang disuguhkan kepada wisatawan sebagai seni pertunjukan. Lanjutkan…
Sai Patogu
[BE.508 Logu.348]
1. Sai patogu rohangki, ale Jesus Tuhanki
Golom dohot tanganmi au dipardalananki
Molo loja au dison pargogo i tongtong.
Dok tu au : Hutogu pe ho tu surgo i muse.
2. Mian ma dilambungki, molo ro ujian i.
Unang loas ganggu au sian sinondangmu dao.
Molo maol dalan i jalan ponjot rohangki,
Dok tu au : Hutogu pe ho tu surgo i muse.
3. Ro ma parsahitan i jala marsak rohangki,
Hatop ro ma au tu Ho, dilambungmu sonang do.
Molo punjung au dison, sai api au tongtong.
Dok tu au : Hutogu pe ho tu surgo i muse.
4. Lehon hagogonmi, maralohon dosa i.
Unang talu au disi, sai maporus musungki.
Lehon di portibi on hamonangan di au on.
Dok tu au : Hutogu pe ho tu surgo i muse.
5. Molo suda bohalhi, sai patalak pintumi.
Tu adian di jolom, masuk ahu tu jorom,
Bura hamatean i, tolong au mamolus i.
Dok tu au : Hutogu pe ho tu surgo i muse.
Ketahuan
Tak bisa kupungkiri bahwa aplikasi Yahoo Messanger sudah menjadi salah satu media komunikasi dengan teman maupun rekan kerja di kantor. Hanya terkadang, jika pikiran tidak sehat, pengen rasanya online tapi tak kelihatan. Tau maksudku kan? Yah benar, invisible. Dengan mode invisible, bisa menghindar atau ngeles kalau ada yang tanya. “Oh, maaf aku sedang nggak online”. Hhhmmm…kesannya egois atau mau enak sendiri yah?
Daaannn…pada saat online tadi, temanku menyapa dan tanpa basa basi langsung menembakku. “Tumben online”, katanya. “Menghindar ya?” Tak hanya satu, tapi beberapa orang yang menanyakannya. Ohh, hanya bisa kujawab dengan senyuman
Pagi ini akhirnya ketahuan, kalau aku sering invisible di Yahoo Messanger.
Pelajaran hari ini:
Niat yang tak baik, sebagus apa pun disembunyikan, suatu saat pasti ketahuan.
Kaget Membawa Bunga
Setelah uring-uringan beberapa hari, menanti dan mencari….
Secara tak terduga, pesan yang aku kirim kepada seorang teman di-reply dan balasannya ini ternyata sesuai dengan harapanku. Ow…ow…ow…sepertinya angan-angan di kepala bisa sedikit demi sedikit direalisasikan.
Tadi pagi, seorang teman tiba-tiba meneleponku, dia memerlukanku untuk mendokumentasikan acara keluarganya. Ei…ei…ei…peluang harus kita manfaatkan. Sudah terbayang capeknya, tapi pasti terbayar dengan pengalaman berharga yang bakal kudapatkan.
Teringat aku punya blog yang sudah lama tak terurus, aku login dan sangat kaget bahwa meski sudah lama tak kuupdate, statistik blog ini tetap tak merosot, tetap masih banyak yang berkunjung. Hai…hai…hai…jangan sia-siakan apa yang kau miliki. Blog ini harus tetap dipelihara, mungkin bisa bermanfaat untuk orang lain. Theme-nya sudah aku ganti. Warna hitam putih sepertinya asyik. Sederhana dan seksi menurut penerawanganku
Hhhhmmm…sungguh hari yang baik. Kekagetan demi kekagetan hari ini membuat hatiku berbunga-bunga, riang gembira
Pelajaran hari ini:
Kau selalu berharga, meski mungkin bukan bagi semua orang. Tetap bersemangat, berpikir positif, setia dan sabar menanti hari-hari terbaik.
riyanthias
Kembali
Genap sudah enam bulan aku tak bersentuhan dengan blog ini. Kesibukan di pekerjaan dan perkuliahan sudah menyita banyak waktuku. Meskipun begitu, tetap banyak komentar-komentar yang singgah di rumahku ini. Akh, terima kasih aku ucapkan untuk semua teman yang telah bersedia untuk berkomentar maupun yang sekedar singgah. Maafkan atas komentar yang tak berbalas dan permintaan-permintaan yang belum terpenuhi.
Salam kenal untuk teman-teman yang baru pertama berkunjung, salam kangen untuk teman-teman yang setia berkunjung. Terkhusus untuk teman-teman yang meminta software kamus terjemahan bahasa Batak, aku bukanlah si pembuat kamus, aku hanya ingin berbagi informasi mengenai keberadaan kamus tersebut. Jadi, baiklah kita sama-sama mengikuti perkembangan software tersebut di website-nya.
Sekali lagi, terima kasih untuk semua teman yang bersedia dan setia berkunjung di blog ini. Terima kasih…terima kasih…
Horas
Si Boru Natumandi
Dahulu kala sewaktu penduduk yang mendiami Rura (Lembah) Silindung masih memeluk kepercayaan Sipelebegu, hiduplah seorang Raja yang kaya, besar dan bersahaja. Mereka hidup dengan damai di sebuah huta di tepi sungai Aek Situmandi yang bersih dan jernih. Tempat tinggal raja itu berada di seberang Huta Siparini sekarang. Huta Siparini terletak di kaki Dolok (Gunung) Siatas Barita. Dolok Siatas Barita adalah tempat “Pamelean” keturunan Guru Mangaloksa sewaktu belum masuk agama Kristen ke Rura Silindung.
Walaupun Dolok Martimbang lebih tinggi dari Dolok Siatas Barita, itu tidak masalah bagi mereka karena guru Mangaloksa pertama sekali mendirikan huta di kaki Dolok Siatas Barita. Dari sanalah awalnya guru Mangaloksa bersama keturunannya mendiami seluruh Rura Silindung. Oleh karena itu, Dolok Siatas Barita merupakan tempat “Dolok Parsaktian” bagi keturunan Guru Mangaloksa sekaligus menjadi tempat Pamelean zaman dahulu. Lanjutkan…
Launching Telkomsel Blog Community
Jumat, 20 Februari 2009
Merdeka Walk



































































































































































